
Maruarar Siapkan 1.000 Kuota Rumah Subsidi untuk Wartawan
Republika.co.id, Sher de Jacket di Housing and Colony Zone (PKP) Maruarar adalah alias Ara Ara menyatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan rencana asli bersubsidi yang dirancang untuk pekerja kesehatan (naux), guru dan nelayan. Tidak hanya itu, Maruarr juga mengatakan bahwa dia telah membuat rumah rumah bersubsidi untuk jurnalis.
Rumah bersubsidi untuk petugas kesehatan akan mempersiapkan hingga 30.000 rumah, untuk guru hingga 20.000 rumah, dan nelayan hingga 20.000 rumah, kata tim duel halal dalam energi dan sumber daya mineral (ESDM) di Hill Hill dengan jaket pada hari Senin 3/2025).
“Presiden Pak Parabo, tahun ini, memindahkan 20.000 (rumah bersubsidi), dan kami mulai minggu lalu di Bogur. Kami akan segera mulai melakukan petugas kesehatan, artinya bagi bidan, perawat dan petugas kesehatan masyarakat secara total, setelah 20.000 nelayan, untuk guru RP. 20.000.
Dia mengatakan bahwa berbagai program rumah bersubsidi didukung oleh Presiden Freubovo Subiano dan sebelumnya menerima dukungan dari Indonesia Bank (BI) dalam hal relaksasi dalam politik melalui MCDO -Frederian (KLM). “Kami juga akan didukung oleh Pak Pravobo, Pak Desco (Wakil Presiden Parlemen Indonesia) dan Gubernur BI, bagaimana kebijakan ketenangan BI, kami juga menerima dukungan besar untuk dana perumahan,” kata Menteri Har Har.
Selain itu, partainya juga sedang mempersiapkan rencana rumah bersubsidi untuk industri media, yang mewakili hingga 1.000 rumah. “Nanti, kami akan bertemu jurnalis.
Untuk informasi lebih lanjut, untuk rumah bersubsidi untuk petugas kesehatan, 15.000 unit untuk perawat, 10.000 unit untuk bidan akan dialokasikan dan 5.000 untuk petugas kesehatan.
Sementara itu, distribusi pinjaman rumah bersubsidi didukung oleh BP Tapera (BP Tapera) dan PT Bank Tabunga Negara (Persero) TBK (BTN).