Konsumen Jatuh Hati dengan Wuling Almaz RS Pro Hybrid Gara-Gara Ini

Read Time:1 Minute, 56 Second

Lioptan6.com, Jackarta -Lelling Almaz RS Pro Hybrid telah menjadi salah satu produk utama dari Wuling Motors (Wuling) di pasar kendaraan Indonesia. Tidak hanya ramah SUV dengan 7 kursi ramah lingkungan, tetapi juga memiliki teknologi terbaru untuk menambah kenyamanan saat mengemudi.

Ini disepakati oleh Helsi, menggunakan Wuling Almaz RS Pro Hybrid, yang tinggal di Bogo, Jawa Barat. Karena integritas dan efisiensi bahan bakar, ia memilih Wuling Almaz RS Pro Hybrid.

“Saya memilih karena penuh dengan fitur dan juga menghemat bahan bakar,” kata pria yang menggunakan Wuling Almaz RS Pro Hybrid sejak 10 bulan yang lalu.

Sekarang, pengukur jarak di tengah kendaraannya telah mencapai lebih dari 10.000 km.

HLDI mengakui bahwa ada beberapa fitur pada hibrida Wuling Almaz RS yang disukai, seperti penjaga, perintah Indonesia (angin) dan IOV.

“Seorang penjaga sangat membantu ketika kami mengendarai kemacetan atau Salepan yang tiba -tiba, dan seorang penjaga dapat secara otomatis membantu mengerem,” katanya.

Harap dicatat bahwa selain penjaga, angin dan IOV, Wuling Almaz RS Pro Hybrid yang dilengkapi dengan sunroof panoramik, tombol mulai, 360 kamera, rem parkir listrik (EPB) dan kendaraan mobil (AVH).

Ada sistem atraksi (TCS), Hill Hold Control (HHC) anti -locks (ABS), EBD, Blabd Assist (BA), kontrol stabilitas elektronik (ESC), TPMS, Immbilerce, Kadmic Airbed, Mobic Mobile Mortue (ESS), terminal sutradara (ESS).

Sistem hybrid dalam SUV yang diproduksi oleh Cikarang memiliki tiga mode, yaitu mode EV, mode paralel dan mode seri. Ketiga pekerjaan ini akan secara otomatis bekerja berdasarkan persyaratan beban, energi, dan torsi komputer.

 

Saat menggunakan mode EV, roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Mesin pembakaran telah meninggal secara otomatis dan tidak ada lubang emisi untuk emisi emisi.

Dan ingat bahwa situasi ini hanya dapat berjalan dengan kecepatan rendah, misalnya ketika Anda ingin berhenti atau mengemudi dengan kecepatan rendah.

Meskipun kondisi paralel, mesin pembakaran dan motor listrik akan berbagi beban kerja untuk memindahkan roda pada saat yang sama.

Transfer situasi ini secara otomatis dan lancar. Ini terpisah dari peran sistem transmisi khusus untuk hybrid gear (DHT).

Meskipun dalam satu seri, mesin biasa akan digunakan untuk mengisi baterai, roda masih digerakkan oleh mesin.

Oleh karena itu, selain lebih efektif dalam hal bahan bakar, teknologi hibrida juga dapat digunakan dalam mobil RP karena mesin konvensional tidak digunakan secara berturut -turut. Jaket 44 juta juga memungkinkan kendaraan untuk mengurangi emisi, getaran minimal, dan suara mesin dan meningkatkan kinerja akselerasi.

Sumber: Oto.com

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Edits Jadi Senjata Baru Instagram untuk Saingi CapCut
Next post Ibu Jakarta dan Brand Krimer Raih Rekor MURI Takjil Ramadan